Kategori Artikel

Tumor dan Keganasan

28 Sep 2018 Gakken Editorial

Protein 'Evil' Meredam Penyebaran Kanker Payudara

Pertumbuhan kanker dipicu oleh estrogen, sedagkan 80 persen dari semua kanker payudara adalah reseptor estrogen positif. Penelitian baru pun menguraikan beberapa misteri protein yang disebut EVL (dibaca: Evil). EVL dapat mengurangi kemampuan jenis kanker payudara yang umum untuk menyebar ke bagian lain dari tubuh. Hasil penelitian terebut mampu berimplikasi untuk mengembangkan perawatan yang lebih tepat untuk reseptor estrogen-positif atau ER-positif.

255
27 Sep 2018 Gakken Editorial

Photothermia: Melawan Tumor dengan Emas

Emas yang selama ini dikenal dari nilai ekonominya, ternyata menyimpan keunggulan lain di bidang kesehatan dan kedokteran. Emas dalam bentuk nanopartikel, mampu bermanfaat untuk melawan tumor. Benda luar biasa ini adalah alasan di balik penggunaannya untuk terapi kanker jenis baru. Gagasan ini dapat menghancurkan tumor dengan photothermia - dengan kata lain, memanaskan tumor dengan nanopartikel emas yang dipaparkan pada cahaya.

249
24 Jul 2018 Gakken Editorial

Penelitian Paket Kode Genetik Berukuran Nano yang Ditujukan Untuk Benih Sel Kanker Otak

Dalam sebuah studi "proof of concept”, para ilmuwan di Johns Hopkins Medicine mengatakan bahwa mereka telah berhasil mengirimkan microRNA, yaitu paket kode genetik yang berukuran nano untuk mengobati tumor otak manusia yang ditanamkan pada tikus. Wadah super kecil dirancang untuk menargetkan sel induk kanker, semacam "benih" seluler yang menghasilkan keturunan yang tidak terhitung jumlahnya dan merupakan pembatas untuk membersihkan otak dari sel kanker ganas.

265
20 Jul 2018 dr. Rusdina

Terapi Oligonukleotida: Kedokteran Nano untuk Pengobatan Kanker Masa Depan

Kemajuan nanoteknologi berdampak positif terhadap pengembangan ilmu-ilmu di bidang kedokteran. Nanoteknologi tidak hanya dikembangkan dan diaplikasikan untuk tujuan diagnostik tetapi juga untuk tujuan terapeutik berbagai jenis penyakit. Oligonukleotida adalah salah satu dari hasil teknologi kedokteran nano berbasis asam nukleat yang dalam beberapa tahun terakhir menjadi topik perbincangan dan penelitian. Oligonukleotida telah dipelajari secara ekstensif dan mendalam mulai dari penelitian-penelitian dasar hingga tahapan uji klinis karena sangat berpotensi untuk pengembangan terapi berbagai jenis penyakit, khususnya kanker.

279
6 Jul 2018 dr. Yogi Pratama

Menjadikan Mikrobiota Usus sebagai Target Pencegahan dan Pengobatan Kanker Hati: Seberapa Relevan?

Beberapa tahun terakhir ini, telah banyak studi yang membuktikan peranan mikrobiota usus dalam proses biologis dan patologis sistem tubuh. Selain fungsinya pada proses metabolisme dan imunitas, mikrobiota usus juga terlibat pada proses kejadian berbagai macam penyakit. Pada sistem gastroenterohepatologi, letak anatomis yang erat antara hati dan usus melalui vena porta hepatika menjadikan hati sebagai target pertama dari perubahan mikrobiota usus dan gangguan pada barier mukosa yang membatasi usus dan hati. Terbukti bahwa kondisi ini akan berkembang menjadi penyakit hati kronis yang terus berlanjut hingga berakhir sebagai kanker hati (hepatocellular carcinoma) jika tak tertangani. Akan tetapi, menilik pada kompleksitas mekanisme terjadinya kanker hati, apakah mikrobiota usus memiliki peranan yang signifikan terhadap kejadian kanker hati sehingga dapat dimanfaatkan sebagai target pencegahan dan pengobatan yang relevan?

351
5 Jul 2018 Gakken Editorial

Pedoman Penanganan Gangguan Sistem Endokrin pada Survivor Kanker Masa Kanak-kanak

Data terbaru menunjukkan bahwa hampir 50%  dari kanker survivor mengalami gangguan pada sistem endokrin selama hidup mereka. Sebuah pedoman baru disusun untuk memberikan rekomendasi tentang cara mendiagnosis dan mengelola gangguan endokrin dan pertumbuhan yang biasa ditemukan pada survivor yang mengalami kanker pada masa kanak-kanaknya.

318
27 Jun 2018 Gakken Editorial

Peptida Baru Melawan Kanker

Para ahli biologi dari Massachusetts Institute of Technology telah merancang peptida baru yang dapat "mengganggu" pertumbuhan protein kunci dari banyak jenis kanker, termasuk beberapa bentuk limfoma, leukemia dan kanker payudara.

294
15 Jun 2018 dr. Yogi Pratama

Peran Penting Eksosom, “Jalur Komunikasi dan Transportasi” antar Sel Kanker

Sejatinya, eksosom yang beredar disirkulasi mampu masuk dan memodulasi sel resipien melalui dua mekanisme utama, berinteraksi dengan reseptor dari target sel yang kemudian akan mengaktivasi signaling pathways, atau melalui pelepasan konten eksosom sendiri setelah berinteraksi dengan membran plasma sel resipien yang kemudian akan mengatur ekspresi gen dan translasi protein. Maka dari itu, kini eksosom dikenal sebagai mediator komunikasi antar sel yang mempengaruhi proses biologis ataupun patologis dari sel.

453
6 Jun 2018 Gakken Editorial

Penggunaan Nanopartikel untuk Mengobati Glioblastoma Multiforme

Peneliti di Massachusetts Institute of Technology (MIT) kini telah merancang penggunakan obat dalam bentuk nanopartikel yang menawarkan cara yang lebih baik untuk mengobati glioblastoma. Partikel-partikel yang membawa dua obat berbeda, dirancang sedemikian rupa sehingga dapat dengan mudah melewati sawar darah otak dan mengikat langsung ke sel-sel tumor. Satu obat merusak DNA dari sel tumor, sementara yang lain mengganggu sel-sel sistem yang biasanya digunakan untuk memperbaiki kerusakan semacam itu.

346
5 Jun 2018 Gakken Editorial

Pedoman American Cancer Society: Rekomendasi Screening untuk Kanker Kolorektal

Guideline atau pedoman baru yang telah dikembangkan oleh American Cancer Society (ACS) merekomendasikan dilakukannya skrining untuk kanker kolorektal bagi orang dewasa dengan risiko rata-rata dimulai pada usia 45 tahun, menjadi 5 tahun lebih awal dibandingkan dengan rekomendasi sebelumnya. Pembaruan pada guideline diterbitkan sebagai sebuah makalah oleh Early View di CA: A Cancer Journal for Clinicians telah tersedia secara online.

409
Monday, 10 Dec 2018
Artikel Populer

Intrahealth International setiap tahunnya merilis daftar masalah kesehatan global yang perlu digarisbawahi dan diberikan perhatian lebih. Tahun ini, tidak hanya penyakit baru yang perlu diwaspadai, namun sistem penanganan layanan kesehatan pun menuang kekhawatiran. Apa saja isi daftar ini? Kami membahasnya di sini.

Devitalisasi pulpa merupakan teknik operatif yang paling sering digunakan pada berbagai perawatan untuk gigi yang pulpitis. Hal ini disebabkan karena bahan devitalisasi memberikan efek langsung pada perawatan dan painless.

Infeksi luka operasi adalah salah satu infeksi terkait pelayanan kesehatan yang paling mudah dicegah, namun tetap merupakan masalah klinis yang signifikan akibat kaitannya dengan mortalitas dan morbiditas dan peningkatan kebutuhan sumber daya pelayanan kesehatan. Hal ini terjadi akibat bakteri yang masuk melalui insisi yang dibuat saat operasi. Untuk penceghannya, WHO mengeluarkan pedoman terbaru untuk menghentikan infeksi pasca operasi dan mencegah resistensi antibiotik.

Pengobatan terbaru bagi penderita hemofilia kembali dikembangkan, sejak berabad-abad penyakit ini dinyatakan sebagai salah satu penyakit yang mematikan. Proses penyembuhan The Royal Disease ini membutuhkan waktu yang lama dan rumit. Banyak orang dengan masalah kelainan pada darah lebih memilih untuk melakukan pengobatan berkala yakni berupa drugs infusion untuk menjaga agar kondisi mereka tetap dalam keadaan normal. Penyakit turun-temurun yang pernah menimpa Ratu Inggris, Ratu Victoria di tahun (1837-1901) yang menjadi seorang pembawa sifat (carrier) hemofilia di dalam keluarganya, dapat diobati melalui beberapa cara yang telah umum dilakukan yakni melalui perawatan khusus dan juga pemberian obat secara berkala. Baru-baru ini dikembangkan obat yang diharapkan dapat dikonsumsi berkelanjutan oleh penderita tanpa harus menimbulkan resistensi diakibatkan oleh penggunaan obat yang berkepanjangan.

Menurut para ahli, stres adalah ledakan energi yang pada dasarnya membantu menyarankan kita tentang apa yang harus dilakukan. Dalam dosis yang kecil, stres justru membantu memenuhi tantangan sehari-hari, memotivasi untuk mencapai tujuan, membantu menyelesaikan tugas dengan lebih efisien, dan bahkan mampu meningkatkan memori.