Kategori Artikel

Riset dan Terobosan

17 Aug 2018 Gakken Editorial

Efek Pro-inflamasi dari Uap Kondensat E-Cigarette pada Makrofag Alveolar Manusia

Electronic Cigarettes (ECs) atau Electronic Nicotine Delivery System (ENDS) adalah alat yang berfungsi untuk mengubah zat-zat kimia menjadi uap dan mengalirkannya ke paru-paru, di mana zat kimia tersebut, merupakan campuran zat seperti nikotin dan propylene glicol.

Dalam sebuah penelitian yang telah dipublikasikan secara online di jurnal Thorax, uap dari rokok elektrik meningkatkan produksi bahan inflamasi kimia dan menonaktifkan sel pelindung utama di paru-paru yang menjaga ruang udara bersih dari partikel yang berpotensi berbahaya.

6
15 Aug 2018 Gakken Editorial

Benzodiazepin Berkaitan dengan Peningkatan Risiko terhadap Alzheimer

Penggunaan benzodiazepin dan obat-obatan terkait (obat-obatan Z) dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit Alzheimer. Menurut penelitian terbaru dari Universitas Eastern Finland, peningkatan risiko mirip dengan benzodiazepin dan obat Z terlepas dari waktu paruh mereka.

16
14 Aug 2018 Gakken Editorial

Risiko Demensia pada Orang Dewasa yang Telah Melakukan Dialisis

Pasien yang lebih tua pada hemodialisis sering mengalami penurunan fungsi kognitif yang signifikan saat menjalani hemodialisis, yang menempatkan mereka pada risiko tinggi mengalami demensia. Untuk meneliti masalah ini, Mara McAdams-DeMarco, PhD (Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health) dan rekan-rekannya menganalisis informasi tentang 356.668 pasien hemodialisis di Amerika yang berusia 66 tahun.

21
11 Aug 2018 Gakken Editorial

Mutasi Genetik Kanker Apendiks Diidentifikasi dapat Mempengaruhi Pengobatan

Kelangkaan kanker pada usus buntu, terhitung kurang dari 1 persen tumor yang berasal dari saluran pencernaan, dan kurangnya data ilmiah untuk penyakit ini berarti bahwa pedoman pengobatan saat ini yang merekomendasikan untuk menerapkan terapi bagi orang-orang dengan kanker usus buntu yang ditujukan bagi mereka yang menderita kanker usus besar.

38
8 Aug 2018 Gakken Editorial

Hubungan Baru Antara Hipoksia dan Risiko Bekuan Darah

Penelitian yang dipimpin oleh Rinku Majumder, PhD, Associate Professor of Biochemistry di LSU Health New Orleans School of Medicine, telah menemukan bagaimana hipoksia (konsentrasi oksigen yang rendah) menurunkan Protein S, antikoagulan alami, menghasilkan peningkatan risiko untuk pengembangan potensi penggumpalan darah yang mengancam jiwa (trombosis). Meskipun hipoksia telah dikaitkan dengan peningkatan risiko trombosis, penelitian ini menunjukkan untuk pertama kalinya penyebab molekuler. Pekerjaan ini diterbitkan dalam edisi terbaru Blood.

48
7 Aug 2018 Gakken Editorial

Mekanisme Epigenetik di balik Penyakit Autoimun

Sekelompok peneliti di Universitas São Paulo (USP) di Brasil menggunakan alat pengeditan DNA yang disebut CRISPR/Cas9 untuk memanipulasi gen yang terkait dengan limfosit T autoagresif yang bertanggung jawab untuk menginduksi penyakit autoimun seperti sindrom poliglandular autoimun tipe 1 (APS-1) dan diabetes tipe 1.

32
6 Aug 2018 Gakken Editorial

Merokok Mempengaruhi Kebiasaan Menyusui

Dari penelitian yang telah dilakukan, dikatakan bahwa para ibu baru yang terpapar asap rokok di rumah mereka cenderung berhenti menyusui lebih cepat dibandingkan dengan yang tidak terpapar asap rokok.

Penelitian ini dilakukan di Hongkong dengan melibatkan lebih dari 1.200 wanita dari empat rumah sakit besar. hasilnya menunjukkan bahwa jika ada anggota dari suatu rumah tangga yang merokok, baik itu suami ataupun ibu itu sendiri dapat mengurangi waktu seorang anak diberikan ASI. Semakin banyak perokok di rumah makan semakin pendek durasi seorang ibu menyusui.

44
5 Aug 2018 Gakken Editorial

Lemak Perut pada Orang Dewasa Berkaitan dengan Gangguan Kognitif

Penelitian terbaru yang menggunakan data lebih dari 5.000 orang telah menemukan bahwa ukuran lemak perut (pinggang: rasio pinggul) dikaitkan dengan penurunan fungsi kognitif pada orang dewasa yang berusia lebih tua (> 60 tahun). Perlu diketahui bahwa penelitian dilakukan pada orang Irish. Temuan ini memiliki implikasi signifikan karena prevalensi global demensia diperkirakan meningkat dari 24,3 juta pada tahun 2001 menjadi 81,1 juta pada tahun 2040.

46
3 Aug 2018 dr. Yogi Pratama

Penggunaan Botulinum Toxin dalam Menangani Migrain Kronik

Migrain merupakan salah satu kondisi medis yang paling prevalen di dunia, menyerang kurang lebih 12% populasi dengan usia produktif tiap tahunnya. Menurut Badan Kesehatan Dunia, Migrain berada pada peringkat kedua sebagai kondisi neurologis yang paling sering menyebabkan disabilitas dan penurunan kualitas hidup pada penderitanya. Sebuah metode penanganan yang efektif telah dilakukan melibatkan Botulinum Toxin.

180
2 Aug 2018 Gakken Editorial

Terapi Panas Meningkatkan Fungsi Mitokondria di Otot

Sebuah penelitian terbaru yang telah dilakukan menemukan bahwa terapi panas jangka panjang atau long term heat therapy bisa meningkatkan fungsi mitokondria pada otot. Penemuan ini diharapkan dapat mengarah pada perawatan baru bagi orang-orang dengan penyakit kronis.

56
Saturday, 18 Aug 2018
Artikel Populer

Intrahealth International setiap tahunnya merilis daftar masalah kesehatan global yang perlu digarisbawahi dan diberikan perhatian lebih. Tahun ini, tidak hanya penyakit baru yang perlu diwaspadai, namun sistem penanganan layanan kesehatan pun menuang kekhawatiran. Apa saja isi daftar ini? Kami membahasnya di sini.

Devitalisasi pulpa merupakan teknik operatif yang paling sering digunakan pada berbagai perawatan untuk gigi yang pulpitis. Hal ini disebabkan karena bahan devitalisasi memberikan efek langsung pada perawatan dan painless.

Infeksi luka operasi adalah salah satu infeksi terkait pelayanan kesehatan yang paling mudah dicegah, namun tetap merupakan masalah klinis yang signifikan akibat kaitannya dengan mortalitas dan morbiditas dan peningkatan kebutuhan sumber daya pelayanan kesehatan. Hal ini terjadi akibat bakteri yang masuk melalui insisi yang dibuat saat operasi. Untuk penceghannya, WHO mengeluarkan pedoman terbaru untuk menghentikan infeksi pasca operasi dan mencegah resistensi antibiotik.

Pengobatan terbaru bagi penderita hemofilia kembali dikembangkan, sejak berabad-abad penyakit ini dinyatakan sebagai salah satu penyakit yang mematikan. Proses penyembuhan The Royal Disease ini membutuhkan waktu yang lama dan rumit. Banyak orang dengan masalah kelainan pada darah lebih memilih untuk melakukan pengobatan berkala yakni berupa drugs infusion untuk menjaga agar kondisi mereka tetap dalam keadaan normal. Penyakit turun-temurun yang pernah menimpa Ratu Inggris, Ratu Victoria di tahun (1837-1901) yang menjadi seorang pembawa sifat (carrier) hemofilia di dalam keluarganya, dapat diobati melalui beberapa cara yang telah umum dilakukan yakni melalui perawatan khusus dan juga pemberian obat secara berkala. Baru-baru ini dikembangkan obat yang diharapkan dapat dikonsumsi berkelanjutan oleh penderita tanpa harus menimbulkan resistensi diakibatkan oleh penggunaan obat yang berkepanjangan.

Menurut para ahli, stres adalah ledakan energi yang pada dasarnya membantu menyarankan kita tentang apa yang harus dilakukan. Dalam dosis yang kecil, stres justru membantu memenuhi tantangan sehari-hari, memotivasi untuk mencapai tujuan, membantu menyelesaikan tugas dengan lebih efisien, dan bahkan mampu meningkatkan memori.