Kategori Artikel

Gigi dan Mulut

29 Apr 2019 drg. Ridhayani Hatta

Panduan Sederhana Screening Kanker Mulut

Dokter gigi memiliki peran yang sangat penting dalam hal deteksi dini dan pencegahan penyakit kanker mulut. Semakin cepat kanker mulut didiagnosa maka semakin baik pula peluang bertahan hidup yang akan dimiliki pasien penderita penyakit ini. Berikut panduan sederhana nan efektif untuk diagnosis awal kanker mulut.

1003
18 Apr 2019 Gakken Editorial

Prediksi Usia dan Deteksi Dini Kanker Mulut

Kanker mulut dikenal karena tingkat kematiannya yang tinggi di negara-negara berkembang. Satu tim penelitian berharap penemuan terbarunya akan mengubah hal tersebut. Para peneliti telah menemukan penanda epigenetik yang jelas berbeda dalam jaringan kanker mulut dibandingkan dengan jaringan sehat yang berdekatan pada pasien.

429
12 Apr 2019 Gakken Editorial

Bakteri Mulut dan Cara Patogen Menginfeksi Rumah Sakit

Para peneliti telah menemukan bahwa tiga spesies bakteri yang berkaitan erat dengan keluarga Enterobacteriaceae hidup lebih lama dari semua bakteri oral lainnya. Sedangkan, dari penelitian yang berbeda, Bakteri Lidah dikaitkan dengan kanker pankreas.

506
4 Apr 2019 Gakken Editorial

Peran Bakteri Mulut pada Kanker Usus

Para peneliti telah menentukan bagaimana jenis bakteri yang biasa ditemukan di mulut mempercepat pertumbuhan kanker usus besar.

425
20 Mar 2019 Gakken Editorial

Analisis Genetika untuk Melawan Sariawan

Pemahaman genetik ulkus mulut yang dapat memberikan potensi obat baru untuk mencegah atau menyembuhkan, kini telah dikembangkan. Ulkus mulut mempengaruhi hingga 25 persen orang dewasa muda dan proporsi anak yang lebih tinggi. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa sariawan sebagian diwariskan, tetapi sampai sekarang hanya ada sedikit bukti yang menghubungkan gen tertentu atau wilayah genom dengan sariawan.

480
11 Mar 2019 drg. Ridhayani Hatta

Konsep Terkini Veneer Porselen sebagai Restorasi Estetik

Selama dekade terakhir, terjadi kemajuan yang sangat signifikan di bidang restorasi kedokteran gigi. Hal ini berbanding lurus dengan peningkatan pengetahuan dan harapan pasien teradap perawatan gigi estetik yang umumnya diperoleh dari berbagai sumber terutama dari internet

712
8 Jun 2018 drg. Ridhayani Hatta

Bahan Kedokteran Gigi dan Reaksi Alergi yang Ditimbulkan

Penggunaan berbagai bahan kedokteran gigi dalam penatalaksanaan penyakit gigi dan mulut, berpotensi menimbulkan risiko reaksi alergi terhadap pasien, teknisi maupun dokter gigi. Reaksi alergi merupakan kondisi yang lazim terjadi, untuk itu, bahan yang digunakan harus biokompatibel karena digunakan untuk waktu yang lama di dalam rongga mulut.

4416
25 May 2018 drg. Ridhayani Hatta

Prinsip Sederhana Memaksimalkan Pekerjaan Endodontik

Endodontik adalah disiplin ilmu yang dianggap salah satu pekerjaan yang menghabiskan banyak waktu, menyebabkan stress, dan ekspektasi pasien umumnya sangat rendah. Ketahui prinsip sederhana dalam memberikan pelayanan endodontik pada pasien.

1318
19 Mar 2018 drg. Ridhayani Hatta

Teknologi Chairside CAD/CAM dalam Praktik Kedokteran Gigi

Selama 30 tahun terakhir, peningkatan teknologi berpengaruh pada praktik kedokteran gigi. Salah satu teknologi yang paling berkembang saat ini adalah penggunaan computer-aided design and computer-aided manufacturing (CAD/CAM). Teknologi ini memanfaatkan perangkat pemindaian tiga dimensi (3D) yang saat ini telah memiliki berbagai spesifikasi yang menguntungkan di antaranya pemindai 3D yang lebih akurat, perangkat lunak untuk desain yang lebih sederhana dan lebih cepat.

5660
28 Nov 2017 drg. Ridhayani Hatta

Pendekatan Terbaru Penanganan Lesi White Spots

Bukti klinis paling awal dari proses demineralisasi dapat diketahui dengan ditemukannya white spots pada permukaan gigi. White spots merupakan tanda awal terjadinya karies, yang merupakan area putih buram dan berkapur yang hanya bisa terlihat dengan jelas pada permukaan gigi yang kering.

5552
Thursday, 12 Dec 2019
Artikel Populer

Intrahealth International setiap tahunnya merilis daftar masalah kesehatan global yang perlu digarisbawahi dan diberikan perhatian lebih. Tahun ini, tidak hanya penyakit baru yang perlu diwaspadai, namun sistem penanganan layanan kesehatan pun menuang kekhawatiran. Apa saja isi daftar ini? Kami membahasnya di sini.

Devitalisasi pulpa merupakan teknik operatif yang paling sering digunakan pada berbagai perawatan untuk gigi yang pulpitis. Hal ini disebabkan karena bahan devitalisasi memberikan efek langsung pada perawatan dan painless.

Demensia mempengaruhi sekitar 50 juta orang di seluruh dunia, dan setiap tahun, 10 juta lebih mengetahui bahwa mereka memiliki penyakit ini, yang pada akhirnya akan mengurangi kemampuan mereka untuk mengingat, berpikir, melakukan percakapan, dan hidup mandiri. Pengobatan demensia biasanya menggunakan Antikolinergik.

Infeksi luka operasi adalah salah satu infeksi terkait pelayanan kesehatan yang paling mudah dicegah, namun tetap merupakan masalah klinis yang signifikan akibat kaitannya dengan mortalitas dan morbiditas dan peningkatan kebutuhan sumber daya pelayanan kesehatan. Hal ini terjadi akibat bakteri yang masuk melalui insisi yang dibuat saat operasi. Untuk penceghannya, WHO mengeluarkan pedoman terbaru untuk menghentikan infeksi pasca operasi dan mencegah resistensi antibiotik.

Pengobatan terbaru bagi penderita hemofilia kembali dikembangkan, sejak berabad-abad penyakit ini dinyatakan sebagai salah satu penyakit yang mematikan. Proses penyembuhan The Royal Disease ini membutuhkan waktu yang lama dan rumit. Banyak orang dengan masalah kelainan pada darah lebih memilih untuk melakukan pengobatan berkala yakni berupa drugs infusion untuk menjaga agar kondisi mereka tetap dalam keadaan normal. Penyakit turun-temurun yang pernah menimpa Ratu Inggris, Ratu Victoria di tahun (1837-1901) yang menjadi seorang pembawa sifat (carrier) hemofilia di dalam keluarganya, dapat diobati melalui beberapa cara yang telah umum dilakukan yakni melalui perawatan khusus dan juga pemberian obat secara berkala. Baru-baru ini dikembangkan obat yang diharapkan dapat dikonsumsi berkelanjutan oleh penderita tanpa harus menimbulkan resistensi diakibatkan oleh penggunaan obat yang berkepanjangan.