20 Sep 2017 Ridhayani Hatta

Bukti Klinis Terapi Air Flow dalam Kedokteran Gigi

Teknologi baru mengubah segala bidang dan kehidupan kedokteran gigi tanpa terkecuali. Inovasi teknik Air Flow yang termasuk sebagai Dental Air Abrasion Unit menggunakan mesin yang membersihkan dan menghaluskan gigi yang terdiri dari campuran air, udara bertekanan dan bubuk partikel halus. Metode ini jauh lebih unggul dari metode pembersihan konvensional yang menggunakan alat scaler, kuret, alat polish (rubber cup, polishing disc) yang bisa memakan waktu dan membuat pasien merasa tidak nyaman.

Apa saja keuntungan penggunaan Air Flow?1

1. Pembersihan yang Lebih Efektif

Aliran air yang kuat namun terkendali, udara dan bubuk halus tidak hanya memoles semua permukaan gigi, menghilangkan plak, perubahan warna gigi dan deposit halus, namun juga menjangkau jauh ke dalam poket periodontal hingga kedalaman 5 mm. Ini jauh lebih efisien daripada pembersihan secara konvensional untuk menghilangkan biofilm yang dapat menyebabkan periodontitis dan peri-implantitis.

2. Peningkatan Kenyamanan Pasien

Siapa pun yang pernah mengernyit saat alat kuret masuk ke dalam gusi, akan menyambut alat ini karena metode pembersihannya yang tidak menyakitkan, cepat dan tidak invasif. Bahkan poket dalam dan area interproksimal mudah dijangkau tanpa adanya ketidaknyamanan dan potensi probing yang dapat merusak jaringan dengan kuret dan tanpa kontak instrumen, teknik ini tidak menimbulkan panas atau getaran. Serbuk non-toksik yang digunakan dalam polishing udara juga lebih menyenangkan dan kurang berpasir daripada pasta yang digunakan dalam proses polishing pada umumnya. Serbuk polishing disertai dengan rasa tambahan, seperti spearmint, bahkan telah dikembangkan untuk digunakan di mesin Air Flow, membuat pengalaman pasien menjadi lebih menyenangkan.

3. Mengurangi Sensitivitas Gigi

Polishing dengan aliran udara sangat ideal bagi mereka yang menderita gigi sensitif. Hal ini tidak hanya karena tidak adanya kontak langsung dan tidak adanya panas dan getaran, namun karena partikel mikro bubuk yang sangat kecil benar-benar dapat menutupi tubulus dentinalis yang terbuka dan mengurangi sensitivitas gigi. Polishing aliran udara juga bisa mendorong re-mineralisasi gigi yang rusak.

4. Pembersihan Lebih Cepat

Studi telah menunjukkan bahwa penggunaan Air Flow tiga kali lebih cepat dalam menghilangkan stain dan plak daripada metode konvensional. Ini berarti lebih sedikit waktu yang digunakan untuk perawatan pasien. Gigi dibersihkan dengan cara abrasif tidak seperti cara konvensional yang menggunakan gesekan yang dapat menyebabkan kerusakan pada gigi. Setiap daerah yang mengalami kerusakan kecil dibuang dengan perlahan tanpa perlu mengebor struktur gigi yang sehat.

5. Ideal untuk digunakan sebelum perawatan ortodontik

Teknik Air Flow adalah cara pembersihan yang ideal sebelum melangkah ke prosedur yang memerlukan bahan bonding dan penggunaan sealant karena menghilangkan hampir 100 persen bakteri dan endotoksin. Tidak hanya itu, pasta pada pembersihan konvensional mengandung gliserin yang bisa mengganggu prosedur ikatan antara bahan bonding dan gigi. Udara, air dan bubuk yang digunakan dalam Air Flow tidak mengandung gliserin dan memudahkan bonding dan sealant untuk berikatan dengan permukaan gigi.

Teknik Air Flow adalah cara ideal untuk menghilangkan stain dan perubahan warna yang disebabkan oleh merokok atau karena minuman beralkohol, teh, dan kopi. Metode ini bisa digunakan untuk membersihkan dan membuka celah sebelum proses aplikasi sealant dan merupakan metode pembersihan terbaik untuk digunakan sebelum aplikasi bahan bonding. Teknik yang sangat efisien ini meningkatkan kenyamanan pasien dengan penggunaan alat tanpa kontak langsung, tekanan, panas, atau kebisingan, dan jauh lebih unggul daripada perawatan periodontal konvensional.

Bukti Klinis Penggunaan Air Flow

Kelebihan-kelebihan yang ditawarkan oleh alat Air Flow ini dibuktikan melalui beberapa penelitian. Salah satu penelian yang dilakukan oleh Petersilka, dkk. yang mengevaluasi efektivitas bubuk air-polishing ini dalam menghilangkan plak di daerah interdental selama perwatana periodontal, menunjukkan bahwa kandungan gliserin pada bubuknya dapat membantu efektivitas perawatan dibandingkan kuret dan scaler manual dalam menghilangkan plak subgingival daerah interdental dengan kedalaman probing 5 mm, dan sangat aman serta menghemat waktu perawatan.2

Penelitian lain dari Petersilka, dkk. menunjukkan bahwa air-polishing dengan bubuk gliserin lebih efektif dibandingkan kuret dan scaler manual dalam menghilangkan biofilm dalam poket periodontal daerah bukal dan lingual dengan kedalaman 3-5 mm, serta alat ini memberikan kenyamanan yang jauh lebih baik kepada pasien selama perawatan.2

Penelitian-penelitian tersebut diperkuat oleh penelitian dari Flemmig, dkk. yang membuktikan bahwa bubuk gliserin pada penggunaan Air Flow membantu dalam mempercepat proses perawatan di mana setiap permukaan gigi hanya membutuhkan waktu sekitar 5 detik untuk membersihkan biofilm subgingiva pada gigi dengan poket periodontal sedalam 4 mm.2

Moene, dkk. juga menguji penggunaan Air Flow terhadap tingkat keamanan dan penerimaan pasien sebagai alat pembersih gigi, dan menunjukkan bahwa pasien merasa lebih aman dan nyaman dirawat menggunakan alat tersebut.2

Selain itu, Wennstrom, dkk. juga melakukan penelitian untuk mengevaluasi efek klinis dan mikrobiologi serta persepsi ketidaknyamanan pasien selama perawatan debridemen akar pada penyakit periodontal dengan menggunakan alat berbasis air-polishing ini dibandingkan dengan alat scaler ultrasonik. Berdasarkan hasil penelitiannya, tidak ada perbedaan yang signifikan baik secara klinis maupun mikrobiologis yang diamati pada kedua metode pemberihan tersebut, akan tetapi, pasien merasa bahwa penggunaan Air Flow lebih nyaman dibandingkan dengan instrumen ultrasonik.2

 

Referensi:
  1. https://www.thedentalgeek.com/2014/09/why-air-flow-polishing-is-superior-to-traditional-periodontal-treatment/
  2. https://www.hu-friedy.com/products/mastercontrol/index/file/id/326

Gigi dan Mulut Berita Riset dan Terobosan


20 Sep 2017 Ridhayani Hatta